Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kemiskinan masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan daerah, termasuk di Provinsi Jawa Tengah. Salah satu faktor penting yang diyakini dapat menekan angka kemiskinan adalah peningkatan kualitas manusia melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana IPM memengaruhi tingkat kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2024. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode regresi linier sederhana, dengan IPM sebagai variabel bebas dan tingkat kemiskinan sebagai variabel terikat. Data penelitian bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 yang mencakup 35 kabupaten/kota. Proses analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak STATA 17 melalui serangkaian uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, dan linearitas) sebelum dilakukan pengujian regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Artinya, wilayah dengan capaian IPM yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kemiskinan yang lebih rendah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4859 menandakan bahwa sekitar 48,59% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh IPM, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini memperlihatkan pentingnya peningkatan IPM sebagai strategi pembangunan yang berkelanjutan dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
- Akbar, R. A., Fauzan, M., Arsyad, A. A. H. J., & Barki, K. (2023). Implementasi pendekatan community empowerment untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah. Journal of Scientech Research and Development, 5(1), 65–76.
- Aulia, N. & Asiyah, B.N. (2022). Pengaruh jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia, produk domestik regional bruto, dan pengangguran terhadap kemiskinan di Jawa Timur, Jurnal Manajemen, 14(4), pp. 739–746.
- Bangun, W., Calista, C., Br Ginting, A. A., & Simanjuntak, B. (2024). Pembangunan sumber daya manusia: upaya meningkatkan pembangunan ekonomi. Journal of Syntax Literate, 9(7).
- Dewi, N. A., Astuti, T. K., Pandega, S. A., Kusuma, D. P., Huda, R. A., & Daryono, A. A. A. (2025). Analisis spasial faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan pendekatan OLS dan GWR. Al-Iqtisodiyah: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Ekonomi Islam, 1(3), 92–111.
- Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality tests for statistical analysis: A guide for non-statisticians. International Journal of Endocrinology and Metabolism, 10(2), 486–489. https://doi.org/10.5812/ijem.3505
- Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill/Irwin.
- Hakim, M. L. (2024). Dinamika kemiskinan dan efektivitas program pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pangripta Sembada: Jurnal Pembangunan Daerah
- Hasibuan, L.S. (2023). Analisis pengaruh IPM, inflasi, pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran dan kemiskinan di Indonesia’, Jurnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora, 8(1), pp. 53–60.
- Izzah, C. I., & Hendarti, I. M. (2021). Analisis pengaruh tenaga kerja, tingkat upah, dan PDRB terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 2, 99–106.
- Lestari, I.T. & Imaningsih, N. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan, Jurnal Manajemen, 14(4), 739–746.
- Maharani, C., Ningrum, D. A., Fatmawati, A. E., & Fadilla, A. (2024). Dampak kemiskinan terhadap kualitas pendidikan anak di Indonesia: rekomendasi kebijakan yang efektif. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(3), 1–10.
- Munaa, N. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Timur (Tahun 2017–2023). Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia.
- Pellu, A. (2024). Peningkatan akses keuangan: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah), 2(2), 279–295.
- Sari, Y. A. (2021). Pengaruh upah minimum, tingkat pengangguran terbuka, dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Equilibrium, 10(2), 121–130.
- Susanto, A. (2025). Pembangunan berorientasi manusia: suatu analisis terhadap kecenderungan dalam pembangunan nasional. Jurnal Ilmiah M-Progress, 15(1), 140–153.
- Tirta, B. W., & Putri, R. N. H. (2025). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pengangguran terbuka, dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 18(2), 1500–1510.