Membangun Sistem Akuntansi Wakaf Produktif: Kajian Normatif terhadap Standar Syariah dan Praktik Global
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model integratif akuntansi wakaf produktif guna mengoptimalkan aspek transparansi serta dampak sosial pengelolaan wakaf di Indonesia. Meskipun penerapan PSAK 412 telah memberikan landasan pelaporan nasional, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan besar berupa rendahnya akuntabilitas dan keterbatasan kapasitas SDM nazhir. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi dokumen dan analisis komparatif terhadap standar internasional AAOIFI FAS 37 serta praktik global di Turki, Malaysia, dan Singapura, penelitian ini menunjukkan adanya celah signifikan antara pelaporan keuangan teknis dengan pengungkapan manfaat sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi kepatuhan syariah, standar akuntansi keuangan, dan pelaporan dampak sosial sangat krusial untuk meningkatkan kepercayaan publik. Implikasinya, model ini merekomendasikan sinergi regulasi yang lebih kuat antara pemerintah dan lembaga terkait untuk mendorong transformasi wakaf menjadi pilar ekonomi umat yang transparan dan akuntabel.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
- Abdullah, M. (2021). Waqf governance in the digital era: Transparency and accountability in Islamic social finance institutions. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 12(4), 567–584.
- Alkhan, A. M., & Hassan, M. K. (2024). Islamic commercial law in action: A look into AAOIFI’s Sharīʿah standard on Waqf. Qualitative Research in Financial Markets. https://doi.org/10.1108/QRFM-06-2024-0166
- Ascarya, & Beik, I. S. (2020). The future of Islamic social finance in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 6(1), 1–24. https://doi.org/10.21098/jimf.v6i1.1180
- Cizakca, M. (2019). Islamic capitalism and finance: Origins, evolution and the future. Routledge
- Fauziah, N. N., et al (2021). An analysis of cash waqf linked sukuk for socially impactful sustainable projects in Indonesia. Journal of Islamic Finance, 10(Special Issue), 44–54.
- Fauziyah, L. S., Rini, & Soelistiyono, A. (2024). Exploring digital waqf in Indonesia: Strategy for optimizing accountability and transparency. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY), 7(2), 101–115.
- Ihsan, H., & Adnan, M. A. (2011). Waqf accounting and management in Indonesian waqf institutions: The cases of two waqf foundations. Humanomics, 27(4), 252–269. https://doi.org/10.1108/08288661111181305
- Purkon, A. (2022). Regulations of waqf management in contemporary Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(2), 1237–1246
- Ridwan, M. (2024). Waqf regulation in Indonesia: Implementation of the waqf phenomenon in Indonesia viewed from legal, tax, and supervision aspects. Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara, 15(1), 1–20
- Setiyowati, A., Laila, N., Sukmana, R., & Salsabilla, S. N. (2023). Comparative study of regulations, governance, management, and innovation models in the development of Muhammadiyah waqf with Malaysia and Brunei Darussalam. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 21(1), 103–128
- Shulthoni, M., Ihsan, H., & Adnan, M. A. (2018). Accountability of waqf institutions: The role of social impact reporting. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 11(3), 350–368. https://doi.org/10.1108/IMEFM-01-2017-0023
- Syamsuri, S., Lahuri, S., Bakri, W., Fatoni, A., & Wibowo, H. S. (2022). Strategy for improving the quality of waqf institutions through good waqf governance. Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law, 5(1), 1–17
- Zain, S., Hashim, N., & Ahmad, S. (2023). Measuring the social impact of waqf institutions: Towards enhanced accountability and governance. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(2), 321–340. https://doi.org/10.1108/JIABR-09-2022-024.